Tampilkan postingan dengan label merawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label merawat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Oktober 2013

Cara Merawat Ayam Bangkok dan Melatih Ayam Bangkok



Bagi sebagian pecinta ayam bangkok masih ada yang belum mengetahui bagaimana cara merawat ayam bangkok dan melatih ayam bangkok yang tepat. Di catatan kali ini kita akan membahas bagaimana supaya perawatan pada ayam bangkok dapat mencetak ayam aduan yang tangguh.

Perawatan ayam bangkok tentunya difokuskan pada fisik ayam karena ayam ini tipe ayam petarung. Karena kekuatan fisik yang diandalkan maka dari segi pakan dan kebiasaan (latihan) harus diperhatikan betul, agar si ayam tumbuh dengan sempurna.

Ayam Bangkok tipe pemukul

Biasanya setiap pertandingan sabung ayam, ayam yang menang kurang dari dua ronde tergolong pada ayam petarung yang baik, akan tetapi kalau ayam dirancang untuk sanggup bertahan hingga 5 ronde maka menu yang harus disiapkan adalah pakan yang kaya akan protein tinggi dan juga pakan yang kaya akan energy. Untik pakanan ayam seperti ini cukup dengan formula ransum 5 kg jagung halus + 2 kg dedak atau bekatul + 3 kg konsentrat ayam petelur. Dengan pakanan ini anda bisa menyaksikan jagoan anda mampu bertahan dalam cukup yang lama.

Ayam Jalu

Tipe ayam ini lebih sering memukul tanpa mematuk, memukul sesering mungkin dalam waktu yang sangat singkat dan factor kecepatan sangat menentukan bagi ayam tipe ini, menu ransum paling tepat adalah yang mengandung protein tinggi dan sedikit lemak, bagi anda yang memiliki ayam tipe ini buatlah formula ransum dengan 2 kg konsentrat ayam petelur + 8 kg bekatul atau dedak, jagung, beras merah, atau gabah.

Zat-zat dan pakan yang dibutuhkan ayam Bangkok
1.    Protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh
2.    Lemak, zat ini juga dibutuhkan ayam yang sedang tumbuh
3.    Karbohidrat
4.    Vitamin dan mineral
5.    Air
6.    Sayur-sayuran hijau
7.    Grit

Cara menajamkan taji ayam

Langkah pertama, ikatlah jalu ayam dengan kain basah selama 3 hari, dan jika kainnya mengering  harus dibasahinya lagi, setelah 3 hari lepaskanlah ikatan tadi, maka kulit atau cangkang jalu akan terkelupas rata dan meruncing seperti duri.

Mengamati posisi ayam saat tidur

Kalau posisi kepala kebelakang dan diselipkan di sayap maka  kondisi ayam seperti ini berarti lagi kurang sehat dan kurang fit. Ayam yang sehat lebih cenderung meletakkan posisi kepala tetap menghadap kedepan sampai dengan menyentuh dilantai.

Pola makan ayam yang masih muda

Untuk makanan  ayam di atas 2 bulan makanannya diselingi dengan serangga, belalang kecoak, lipan, jangkrik, dsb nya, disamping serangga anak ayam juga harus diberikan ikan-ikan kecil seperti ikan –ikan yang ada diselokan atau disungai dangkal , dang terlebihn juga berikan ayam isi perut ikan laut yang sudah dicincang terlebih dahulu, dan sesekali berilah jagung.

Berilah sisa susu atau bubur dari sisa makanan, yang mangandung nilai gizi yang sangat tinggi untuk pertumbuhan ayam, berilah juga air nasi yang diambil ketika air mendidih. Kemudian dinginkan terlebih dahulu dicampur dengan nasi atau kerak nasi ditambah dengan dedak halus dedak halus yang diambil sewaktu penggilingan padi menjadi beras, dan diaduk berikan pada ayam.

Setelah berumur 5 bulan, berilah multivitamin dan vitamin B komplek serta berikan minyak ikan hiu + tablet calcium untuk membantu pertumbuhan pada anak ayam, usahakan pakan anak ayam bangkok selalu bervariasi dan yang terpenting setiap pakan anak ayam harus memiliki nilai gizi dan protein yang tinggi.

Pemisahan ayam dengan saudaranya yang lain

pada umur 5 bulan,pisahkan ayam dari saudaranya yang lain dan tempatkan pada kandang dengan ukuran 1m x 1m x dan tinggi 1 m dengan tujuaan untuk menghindari patahnya bulu sayap bulu ekor anak ayam.

Pakan Ayam Bangkok Aduan

1.    Beras merah
2.    Gabah
3.    Jagung

Cara melatih ayam siap bertarung

Ayam yang sudah siap bertarung biasanya berumur 7 bulan, hal ini ditandai dengan seluruh bulu sayap dan bulu ekor tumbuh sempurna dan tidak ada lagi bulu-bulu yang muda. Ayam dengan umur dan kondisi seperti ini sudah bisa dilakukan penjemuran dalam kurungan selama 2 jam setiap harinya.

Sebelum dilakukan penjemuran sebaiknya ayam dimandikan terlebih dahulu untuk menurunkan temperature badan ayam setelah itu baru ayam diberi makan dalam kurungan sambil dijemur.
Waktu penjemuran yang baik adalah jam 9 pagi sampai jam 11 siang.

Setelah 10 hari waktu penjemuran ditambah 2 jam lagi yitu jam 9 pagi sampai jam 11 siang. Setelah 10 hari waktu penjemuran ditambah 2 jam lagi yaitu jam 9 pagi sampai jam 13 siang. Tujuan penjemuran ini untuk memperpanjang nafas ayam dan untuk membakar lemak yang menumpuk dibawah kulit dan selama penjemuran ayam tidak diberi air.
Setelah penjemuran selesai ayam diteduhkan dibawah pohon atau tempat yang tidak terkea cahaya matahari selama 15 menit, kemudian ayam diberi air minum.

Untuk menjadikan sebagai seekor ayam petarung yang tangguh ada beberapa hal yang harus diberikan pada ayam agar otot-ototnya kuat dan tahan terhadap pukulan. Ada beberapa latihan yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan ayam menjadi petarung yang tangguh:

1.    Berenang
2.    Melatih bertarung dengan ayam untulan
3.    Menyediakan kurungan ganda
4.    Ayam dilatih pakai ayunan
5.    Latih tarung di atas pasir
6.    Latihan beban pada kaki ayam
7.    Latihan dengan palang kayu
8.    Latih tanding

(Sumber Buku : SUKSES BUDIDAYA & BISNIS AYAM BANGKOK. Penulis: ARIS MARWANTO. Sumber Foto: www.circlemp3.com)
Selengkapnya

Cara Memilih dan Merawat Burung Kacer

Bagi penggemar burung berkicau mungkin sudah tidak asing lagi dengan burung yang satu ini. Burung kacer memiliki suara yang keras dan indah. Kemampuannya itu yang banyak memukau penggemar burung kicauan. Dalam memilih dan merawat burung kacer harus dilakukan dengan baik dan teliti agar kita mendapatkan burung yang berkualitas. Berikut beberapa informasi mengenai burung kacer bagi anda yang penggemar burung kicauan.

Jenis Burung Kacer
Burung kacer yang banyak beredar di pasaran pada dasarnya mempunyai 3 jenis macam. Yaitu burung Kacer Poci Atau Kacer Sumatra, Kacer Lokal Atau Kacer Jawa dan Kacer Madagaskar. Perbedaan ketiga burung ini adalah terletak pada warna dominan pada bulunya.

Kacer Lokal atau Kacer Jawa mempunyai warna yang dominan hitam pada bulu. Hampir Seluruh tubuh berwarna hitam, kecuali pada sayap terdapat warna putih. Penyebarannya mulai dari Seychelles (Afrika), Jawa dan Kalimantan (Indonesia). Kemampuan berkicau sangat baik dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil memainkan ekor. Volume suara sedang. Jenis ini juga sangat suka dengan udara panas.

Kacer Madagaskar (Copsychus albospecularis) terdiri dari dari 3 subspecies, yakni pica, albospecularis dan inexpectatus. Seluruh Kacer Madagaskar ini tersebar di wilayah Madagascar Afrika. Warna burung kacer madagaska adalah hampir sama dengan kacer sumatra namun bagian leher sebelah atas, punggung dan ekor berwarna hitam kebiru-biruan. Kemampuan berkicaunya tidak kalah dari jenis kacer yang lainnya.

Kacer Sumatera atau Kacer Poci mempunyai warna hitam pada kepala, leher sebatas dada, punggung dan bagian luar ekor. Sedangkan warna putih berada pada dada, perut dan ekor bagian dalam. Penyebaran mulai China, India, Nepal, Thailand, Indochina, Filipina, Malaysia dan Indonesia. Untuk jenis ini memiliki suara yang keras, nyaring dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil membuka ekor serta mengeluarkan suara kicauan yang merdu. Burung ini sangat menyukai udara panas.

Cara Memilih Burung Kacer
Cara memilih bakalan burung kacer yang baik adalah burung dengan jenis kelamin jantan. Yaitu dengan ciri memiliki warna hitam yang kuat dan mengkilap. Sedangkan pada jenis betina warna hitamnya sedikit keabu-abuan. Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih burung dengan paruh bengkok. Dan pilih posisi lubang hidung yang sedekat mungkin dengan posisi mata. Untuk bentuk kepala yang baik adalah berbentuk kotak dengan mata bulat besar dan melotot. Postur badan, pilihlah bakalan burung kacer yang berpostur sedang dengan leher panjang, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.

Cara Perawatan Burung Kacer
Untuk merawat burung kacer yang baik adalah :
Tempat atau sangkar yang baik untuk burung adalah berbentuk kotak dengan ukuran 40 x 40 x 60 cm dan jika berbentuk bulat maka pilihlah sangkat yang diameter 40 cm. untuk tenggeran atau pangkringan bisa ditaruh dua bersilang dengan diameter masing-masing 1,5 cm dan sebaiknya dari dahan pohon asam karena permukaan kulit yang agak kasar tetapi tidak tajam sehingga bisa untuk mengasah paruh agar tidak runcing. Untuk malam hari sebaiknya dikerodong agar burung dapat istirahat dengan tenang.

Makanan burung kacer kacer adalah ulat, kroto, jangkrik atau belalang dan juga voer. Voer sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu 12%-18. Voer harus selalu tersedia didalam wadahnya dan ganti dengan voer yang baru setiap dua hari sekali. Selain Voer, agar burung mendapatkan nutrisi yang baik maka berilah -orong, kroto, cacing, ulat hongkong, ulat bambu, ulat kandang, kelabang, belalang. Namun untuk pemberiannya jangan sampai berlebih. Khususnya untuk ulat hongkong. Karena ulat ini jika diberikan secara berlebih akan memberi efek panas pada burung sehingga dapat mempengaruhi mental burung. Pemberian ekstra fooding harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya ekstra fooding tersebut.

Sumber : http://suaraterbaru.com/
Selengkapnya