Tampilkan postingan dengan label benda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label benda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

Laporan Praktikum Kesetimbangan Benda Tegar

A.Tujuan
Mencari nilai Momen Gaya (Torsi (τ))


B. Alat dan Bahan
Alat :
-Katrol
-Tali
-Neraca
-Penggaris
-Beban

Bahan :
-Kertas milimeter block ukuran A3

C.Teori
Dengan skala 1 cm = 1 Newton, kita dapat menemukan gaya tegang tali (T) dalam Newton dengan panjang tali.
Momen Gaya  atau Torsi (
τ) adalah kemampuan gaya F memutar benda terhadap poros diam.
Rumus:
τ = F x R

D. Data

 Uraikan vektor T1 dan T2 ke sumbu X dan Y



E. Analisis Data


No
Σ Fx
Σ  Fy
1
Tx1 = 0,35 N
Ty1 = 0,4 N
2
Tx2 = - 0,35 N
Ty2 = 0,4 N
3

Wo = - 0,2 N
4

W3 = - 0,6 N

Fx = 0
∑ Fy = 0


Jika A dianggap poros diam
No
F
R
τ
1
Ty1 = 0,4 N
29 cm
10.6 Ncm
2
Tx1 = 0,35 N
11.2 cm
3.9 Ncm
3
Ty2 = 0,4 N
0
0
4
Tx2 = - 0,35 N
0
0
5
Wo = - 0,2 N
14.4 cm
- 2.9 Ncm
6
W3 = - 0,5 N
23.2 cm
- 11.6 Ncm

∑ τ = 0


 F. Kesimpulan
Benda tersebut sudah setimbang. Karena momen Gaya dicari dengan cara Gaya (F) dan jarak titik A (poros diam) terhadap F (R). Gaya (F) dapat ditemukan bila diketahui panjang tali dalam cm lalu diubah ke Newton untuk menemukan gaya tegang tali (T) dengan skala 1cm = 0.1 Newton. Momen Gaya (Torsi (τ)) dapat dicari dalam satuan Ncm (rumus τ = F x R.)  Pada benda diam (setimbang), gaya yang bekerja mempunyai resultan = 0. Artinya setiap gaya akan saling meniadakan. Gaya-gaya itu sama besar maka τ akan bernilai 0 sebab tidak ada gaya putar pada benda.
Selengkapnya